Pages

Kamis, 28 Juni 2012

RPP Larutan Elektrolit dan non-elektrolit



I.       Standar Kompetensi
Memahami sifat-sifat  larutan non-elektrolit dan elektrolit, serta reaksi oksidasi-reduksi
II.    Kompetensi Dasar
      Mengidentifikasi  sifat larutan non-elektrolit dan elektrolit berdasarkan data hasil percobaan.
III. Indikator
  1. Mengidentifikasi sifat-sifat larutan elektrolit dan non elektrolit  melalui  percobaan
  2. Mengelompokkan larutan ke dalam larutan elektrolit dan non elektrolit berdasarkan sifat hantaran listriknya
  3. Menjelaskan penyebab kemampuan larutan elektrolit menghantarkan arus listrik
  4. Mendeskripsikan bahwa larutan elektrolit dapat berupa senyawa ion dan senyawa kovalen polar
IV. Tujuan Pembelajaran
Aspek kognitif
Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat:
1.      Mengidentifikasi sifat-sifat larutan nonelektrolit dan elektrolit melalui percobaan
2.      Mengelompokkan larutan ke dalam larutan nonelektrolit dan elektrolit berdasarkan sifat hantaran listriknya.
3.      Menjelaskan penyebab kemampuan larutan elektrolit menghantarkan arus listrik
4.      Menjelaskan bahwa larutan elektrolit dapat berupa senyawa ion dan senyawa kovalen polar.
5.      Menyimpulkan gejala-gejala hantaran arus listrik dalam berbagai larutan berdasarkan hasil pengamatan.
6.      Menyebutkan contoh-contoh larutan yang termasuk elektrolit dan non elektrolit.
Asfek afektif
Aspek afektif yang dikembangkan diantaranya:
  1. Kemampuan menanggapi permasalahan yang diajukan guru.
  2. Kemampuan bertanya dan menyusun pertanyaan.
  3. Kemampuan menjawab pertanyaan yang diajukan guru.
  4. Kemampuan menghargai pendapat orang lain.
  5. Kemampuan bekerja sama dengan orang lain.
  6. Bertanggung jawab
Aspek psikomotor
      Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa terampil :
1.      Merangkai alat uji daya hantar listrik
2.      Menuangkan larutan kedalam gelas kimia
3.      Mengukur larutan
V.     Materi Pembelajaran
Larutan terdiri atas beberapa zat. Jumlah zat yang paling banyak dalam suatu larutan disebut pelarut (solvent), sedangkan zat yang lainnya disebut zat terlarut (solute). Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik, sedangkan larutan nonelektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. Daya hantar listrik merupakan kemampuan larutan untuk menghantarkan arus listrik.
VI.  Sumber/Alat Bantu
  1. Sumber :
1)             Buku Kimia untuk SMA kelas X semester II karangan Michael Purba penerbit Erlangga tahun 2007.
2)             Lembar kerja siswa
2.      Alat bantu :
Alat dan bahan untuk praktikum.
1)      Alat     : Penampang kayu, Bola lampu (5 watt), Kabel  listrik dan capit buaya, Batang grafit, Gelas kimia 500 ml, Gelas ukur
2)      Bahan              : Larutan garam dapur, Larutan asam klorida, Larutan natrium hidroksida, Air suling (aquades), Air sumur, Air ledeng
VII.                                                                                                                                              Metode/Pendekatan
1.      Pendekatan           : Keterampilan Proses
2.      Metode                  : Praktikum, diskusi dan tanya jawab
VIII.                                                                                                                                           Langkah-langkah Pembelajaran
1.      Tatap Muka
Kegiatan
Langkah-Langkah
Alokasi Waktu
Awal
1.      Tadarus, mencek kehadiran siswa, mengkondisikan agar siswa siap belajar.
2.      Menuliskan materi pokok dan tujuan pembelajaran yang akan dipelajari (pada papan tulis atau media lainnya) tentang larutan elektrolit dan non elektrolit
3.      Mencek prasyarat pengetahuan ikatan kimia
4.      Motivasi : Mengungkap pengetahuan siswa mengenai larutan dan menyebutkan contoh-contohnya yang ada dalam kehidupan sehari-hari.
10 menit





Inti
1.      Tahap Situasional
-          Penegasan kembali mengenai tujuan pembelajaran
-          Guru memberikan informasi mengenai larutan elektrolit dan non elektrolit
-          Pembagian kelompok, siswa dikelompokkan menjadi lima kelompok
-          Pengkondisian siswa, instruksi pembelajaran dan pembagian LKS eksperimen.
2.      Tahap eksplorasi
-          Siswa mempelajari LKS eksperimen yang diberikan oleh guru secara berkelompok
-          Guru mengarahkan siswa untuk melakukan praktikum.
-          Guru menjelaskan judul, tujuan, dan prosedur kerja praktikum.
-          Siswa melakukan praktikum dengan teman sekelompoknya.
3.      Tahap Elaborasi
-          Siswa  bekerja dalam kelompok, mengisi lembar kerja yang diberikan oleh guru
-          Tiap kelompok mempresentasikan hasil kerja kelompoknya.
4.       Konfirmasi
-       Siswa dengan bimbingan guru membahas data hasil pengamatan.
-       Guru menjelaskan pengaruh ion-ion pada larutan terhadap daya hantar listrik.
-       Siswa menyimak penjelasan guru.
-       Guru memberikan contoh beberapa larutan yang termasuk elektrolit dan non elektrolit.
-       Siswa mengelompokkan larutan yang termasuk elektrolit dan non elektrolit.
70 menit














Akhir
-          Siswa menanyakan hal-hal yang belum jelas
-          Guru menuliskan kesimpulan/hasil dari pembelajaran di papan tulis.
-          Siswa menuliskan hal-hal yang penting
-          Siswa memperoleh tugas membuat laporan hasil praktikum
-          Siswa mengerjakan soal evaluasi yang diberikan oleh guru.
10 menit



Tugas Mandiri Terstruktur
Laporan praktikum
IX.       Penilaian
1.        Prosedur penilaian
1.1                 Penilaian Kognitif
Jenis                : Tes Tulis
Bentuk                        : Pilihan Ganda
1.2                 Penilaian Afektif
Bentuk                        : Lembar pengamatan sikap siswa
2.             Instrumen Penilaian




Penilaian kognitif
1.      Dari hasil pengujian daya hantar listrik terhadap A dan B diperoleh hasil : Pada larutan A lampu menyala dan terjadi gelembung gas sedang pada larutan B lampu tidak menyala dan tidak terjadi gelembung gas. Kesimpulan yang dapat diambil adalah ….
          A.      larutan A adalah elektrolit karena terjadi gelembung-gelembung gas
           B.      larutan A adalah elektrolit karena tidak terjadi gelembung-gelembung gas
           C.      larutan A adalah elektrolit karena terurai menjadi ion-ion
          D.      larutan A adalah elektrolit karena tidak terurai menjadi ion-ion
           E.      larutan A adalah elektrolit karena mudah larut dalam air
2.      Dari suatu eksperimen diperoleh data sebagai berikut :
 
Kekuatan elektrolit yang sesuai data tersebut di bawah ini adalah ….
          A.      CH3COOH < C12H22O11
           B.      C12H22O11 < HCl
           C.      HCl < CH3COOH
          D.      C12H22O11 < CH3COOH
           E.      CH3COOH < HCl
3.      Data pengamatan daya hantar listrik beberapa larutan dalam air sebagai berikut :
 
Yang tergolong elektrolit lemah adalah larutan dengan huruf ….
          A.      P, Q dan R                              D.   U, V dan W
           B.      R, S dan T                               E.   P, R dan W
           C.      P, R dan T
4.      Data hasil uji elektrolit air dari berbagai sumber sebagai berikut :
Pernyataan yang tepat untuk data di atas adalah ….
          A.      air laut tergolong elektrolit lemah
           B.      air sumur tergolong elektrolit paling lemah
           C.      daya hantar air sungai lebih kecil air hujan
          D.      daya hantar air hujan paling lemah
           E.      air dari berbagai sumber adalah elektrolit
5.      Data eksperimen daya hantar listrik beberapa larutan :

Berdasarkan data di atas yang merupakan larutan non elektrolit adalah ….
          A.      1 dan 5                                                D.   1 dan 4
           B.      2 dan 3                                                E.    3 dan 5
           C.      2 dan 4

Kunci jawaban:
1.        A
2.        E
3.        E
4.        A
5.        C



Format Penilaian Afektif
No
Aspek afektif yang dinilai
Skor
1
2
3
4
5
1.
Kemampuan menanggapi permasalahan yang diajukan guru





2.
Kemampuan bertanya dan menyusun pertanyaan





3.
Kemampuan menjawab pertanyaan yang diajukan guru





4.
Kemampuan menghargai pendapat orang lain.





5
Kemampuan bekerja sama dengan orang lain.





6
Bertanggung jawab





Skor maksimal = 30   
Nilai :   21 – 30     =  A
             11 – 20     =  B
             10 -   1     =  C
Format Penilaian Psikomotor
No
Aspek yang dinilai
Skor
1
2
3
4
1.
Menuangkan larutan kedalam gelas kimia




2.
Merangkai alat uji daya hantar listrik




3.
Mengukur larutan




Skor maksimal = 30
Nilai :
Keterangan:  8 - 12     =  A
 4 -  7     =  B
                      1 -  3     =  C

Bandung,   Oktober 2010
Guru pamong,                                                                         Praktikan,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

komentar anda membantu memperbaiki kualitas blog ini.
thanks