Pages

Selasa, 05 Juni 2012

RPP Gaya antar molekul


Jenjang Sekolah       : MA/SMA
Mata Pelajaran      : Kimia
Kelas/Semester      : XI IPA/1
Materi Pokok        : Gaya antar molekul
Alokasi Waktu      : 1 x pertemuan (2 x 45 menit)
I.             Standar Kompetensi
Memahami struktur atom untuk meramalkan sifat-sifat periodik unsur, struktur molekul dan sifat-sifat senyawa
II.          Kompetensi Dasar
Menjelaskan interaksi antar molekul (gaya antar molekul) dengan sifatnya
III.       Indikator
1.      Menjelaskan gaya antar molekul
2.      Menentukan gaya antar molekul pada lima senyawa
3.      Menjelaskan sifat fisik senyawa pada golongan VA, VIA, dan VIIA berdasarkan gaya antar molekulnya
IV.       Tujuan Pembelajaran
1.      Siswa dapat menjelaskan gaya antar molekul
2.      Siswa dapat menentukan gaya antar molekul pada lima senyawa
3.      Siswa dapat menjelaskan sifat fisik senyawa pada golongan VA,VIA, dan VIIA berdasarkan gaya antar molekulnya
V.          Materi Pembelajaran
Diantara molekul-molekul terdapat gaya yang bekerja untuk mengikat molekul-molekul tersebut dalam satu kesatuan yang sangat lemah. Gaya-gaya atau ikatan ini antara lain:
1.      Ikatan Hidrogen
Antar molekul yang sangat polar dan mengandung atom hidrogen terjadi ikatan hidrogen, yaitu ikatan yang terjadi antar atom yang sangat elektronegatif (F,O,N) pada suatu molekul dengan atom hidrogen pada molekul lain.
Contoh ikatan pada HF
H                  H                                
         F                      F                      Ket:             = ikatan hidrogen
Senyawa yang memiliki ikatan hidrogen memiliki titik didih yang lebih tinggi daripada senyawa segolongan yang lain, karena untuk memutuskan ikatan hidrogen diperlukan tambahan energi. Contoh: titik didih HF lebih tinggi dari titik didih HCl.
  1. Gaya Van der Waals
Diderick Van der Waals (1873) mengenali adanya gaya tarik dan gaya tolak yang lemah diantara molekul-molekul gas dan menjadikannya alasan adanya penyimpangan pada rumus PV = nRT. Selanjutnya gaya yang relatif lemah antar molekul tersebut dikenal dengan gaya Van der Waals. Gaya Van der Waals dapat terjadi pada molekul-molekul polar dan molekul-molekul nonpolar.Gaya antar molekul mempengaruhi sifat-sifat molekul-molekul. Gaya Van der Waals terdiri dari:
a.       Gaya antar dipol, yaitu tarik-menarik antar molekul dalam senyawa kovalen polar. Bagian pol positif (δ+) pada molekul akan menarik bagian pol negatif (δ-) pada molekul lainnya sehingga disebut gaya antar dipol.
Contoh : gaya tarik menarik antar molekul HCl dan HBr
Gaya antar dipol ini dibagi menjadi dua, antara lain:
1)      Gaya Orientasi
Gaya orientasi terjadi pada molekul-molekul yang mempunyai dipol permanen atau molekul polar. Antaraksi antara kutub positif dari satu molekul dengan kutub negatif dari molekul yang lain akan akan menimbulkan gaya tarik menarik yang relatif lemah. Misalnya pada molekul HCl.
2)      Gaya Imbas
Gaya imbas terjadi bila terdapat molekul dengan dipol permanen berantaraksi dengan dipol sesaat. Adanya molekul-molekul polar dengan dipol permanen akan menyebabkan imbasan dari kutub molekul polar kepada molekul nonpolar. Sehingga elektron-elektron dari molekul nonpolar tersebut mengumpul pada salah satu sisi molekul (terdorong atau tertarik), yang menimbulkan terjadinya dipol sesaat pada molekul nonpolar tersebut.
b.      Gaya London (dispersi)
Terjadinya gaya london (dispersi) dijelaskan pertama kali oleh Fritz London. Gaya london yaitu tarik-menarik antar molekul dalam senyawa kovalen nonpolar.
Contoh: gaya tarik menarik antar molekul CH4 dan CCl4
VI.       Sumber / Alat Bantu
Buku kimia SMA Erlangga karangan Unggul Sudarmo, LKS  Tuntas Graha Pustaka
VII.    Metode / Pendekatan
1.Metode            : Diskusi dan tanya jawab
2.Pendekatan     : Cooperatif Learning
VIII. Langkah-langkah Kegiatan
1.Tatap Muka
Rincian Kegiatan
Waktu
  1. Pendahuluan (Apersepsi)
·         Prasyarat Pengetahuan :
Siswa diingatkan tentang rumus molekul dan ikatan antar molekul
·         Motivasi
Dalam molekul-molekul yang berikatan terdapat gaya-gaya yang mempengaruhinya.Gaya apakah  yang terjadi pada air dan amonia?
·         Masalah
Makin besar massa molekul senyawa, makin besar titik didihnya. Tetapi ada penyimpangan pada senyawa HF dan H2O?
  1. Kegiatan Inti
Tahap situasional
·         Guru mengarahkan siswa untuk melakukan diskusi, yang sebelumnya siswa sudah dibagi kelompok diskusi
Tahap eksplorasi
·         Siswa berdiskusi secara berkelompok mengenai gaya-gaya antar molekul
Tahap elaborasi
·         Presentasi hasil diskusi kelompok 1, 2, dan 3 tentang gaya van der waals, gaya antar dipol, dan gaya london
·         Presentasi hssil diskusi kelompok 4 dan 5 tentang ikatan hidrogen dan grafik titik didih beberapa senyawa
  1. Penutup
·         Siswa menyimpulkan hasil diskusi
·         Guru memberikan tugas berbentuk kuis tentang gaya antar molekul
·         Guru mengarahkan siswa untuk mengumpulkan tugas pertemuan sebelumnya

5’











5’

20’

20’


5’

IX.       Penilaian
1.      Prosedur Penilaian   : Kuis
2.      Instrumen Penilaian :
1)      Jelaskan apa yang dimaksud dengan gaya Van der Waals?
2)      Bagaimana gaya Van der Waals terjadi pada suatu molekul?serta berikan contohnya minimal lima senyawa?
3)      Sebutkan gaya antar molekul yang terjadi dan gambarkan pula terjadinya gaya tersebut pada senyawa berikut ini:
Hidrogen Flourida, Etanol, Gas klor dan gas iodin, Amoniak dengan air, CH4 dan CCl4
4)      Perhatikan tabel titik didih molekul hibrida beberapa golongan berikut ini:
Jumlah elektron
Golongan
VA
Titik didih
Golongan
VI A
Titik didih
Golongan
VIIA
Titik didih
10
NH3
-33
H2O
+100
HF
+20
18
PH3
-87
H2S
-61
HCl
-85
36
AsH3
-55
H2Se
-41
HBr
-67
54
SbH3
-18
H2Te
-2
HI
-
Berdasarkan tabel di atas mengapa titik didih NH3, H2O, dan HF lebih tinggi dibandingkan  molekul lainnya dalam satu golongan? Jelaskan!
3.      Pedoman penilaian   :
Skor nomor 1 = 10, no.2 = 30, no.3 = 25, no. 4 = 35, skor maksimum =100

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

komentar anda membantu memperbaiki kualitas blog ini.
thanks