Pages

Selasa, 05 Juni 2012

RPP Termokimia


Jenjang Pendidikan   : MA/SMA
Mata Pelajaran         : Kimia
Kelas / Semester       : XI IPA/1
Materi                       : Termokimia
Waktu                      : 1 x pertemuan (2 x 45 menit)
I.             Standar Kompetensi
Memahami perubahan energi dalam reaksi kimia dan cara pengukurannya
II.          Kompetensi Dasar
Mendeskripsikan perubahan entalpi suatu reaksi, reaksi eksoterm dan reaksi endoterm
III.       Indikator
1.      Menjelaskan hukum/azas kekekalan energi
2.      Membedakan sistem dan lingkungan
3.      Membedakan reaksi yang melepaskan kalor (eksoterm) dengan reaksi yang menerima kalor (endoterm)
IV.       Tujuan Pembelajaran
1.      Siswa dapat menjelaskan hukum/azas kekekalan energi
2.      Siswa dapat membedakan sistem dan lingkungan
3.      Siswa dapat membedakan reaksi yang melepaskan kalor (eksoterm) dengan reaksi yang menerima kalor (endoterm)
V.          Materi Pembelajaran
Termokimia adalah cabang ilmu kimia yang mempelajari tentang kalor reaksi. fokus bahasannya meliputi jumlah kalor yang dapat dihasilkan oleh sejumlah pereaksi tertentu dan cara pengukuran reaksi tersebut.
Sistem dan lingkungan
Dalam termokimia ada dua hal yang perlu diperhatikan yang menyangkut perpindahan energi, yaitu sistem dan lingkungan. Sistem adalah segala sesuatu yang diperhatikan (objek) dan dipelajari, sedangkan hal-hal diluar sistem yang dapat mempengaruhi sistem adalah lingkungan. Berasarkan interaksinya dengan lingkungan, sistem dibedakan menjadi tiga macam, yaitu (1) sistem terbuka: suatu sistem yang memungkinkan terjadi pertukaran kalor dan materi antara sistem dengan lingkungan, (2) sistem terisolasi: suatu sistem yang memungkinkan terjadi pertukaran kalor tetapi tidak terjadi pertukaran materi, (3) sistem tertutup : suatu sistem yang tidak memungkinkan terjadinya pertukaran kalor dan materi antara sistem dan lingkungan.
Energi dan entalpi
Energi merupakan kemampuan untuk melakukan kerja. Pada sistem yang melakukan kerja sebagian energi digunakan untuk melakukan kerja dan sebagian lagi disimpan yang disebut energi dalam (W)n.
Menurut hukum kekekalan energi, energi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan, tetapi energi hanya dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain. Dengan demikian, tidak ada energi yang hilang tetapi hanya berubah bentuk. Jumlah total energi yang dimiliki oleh suatu sistem disebut entalpi (H). Bila sistem mengalami perubahan pada tekanan tetap, maka besarnya perubahan kalor disebut entalpi (∆H).
Reaksi eksoterm dan endoterm
Berdasarkan perubahan entalpinya, reaksi kimia dibedakan menjadi dua,yaitu:
1. Reaksi eksoterm adalah reaksi yang menyerap (memerlukan) kalor.
2. Reaksi endoterm adalah reaksi yang melepaskan (menghasilkan) kalor
VI.       Sumber / Alat Bantu
1.      Sumber :
a.       Buku Kimia untuk SMA kelas XI karangan Michael Purba penerbit Erlangga tahun 2007 halaman 56 - 63
b.      LKS Kimia kelas XI semester 1 untuk SMA/MA Graha Pustaka Jakarta tahun 2008 halaman 21-24
c.       Ensiklopedia Ilmu dalam Al-Qur’an karangan Aflazur Rahman penerbit PT Mizan Pustaka  Bandung tahun 2007 halaman 363-365
2.      Alat Bantu : balsem (minyak gosok) dan spirtus (alkohol)
VII.    Metode / Pendekatan
1.      Metode                     : Demonstrasi, Inkuiri
2.      Pendekatatan           : Keterampilan Proses
VIII. Langkah-Langkah Kegiatan
1.      Tatap Muka
Rincian Kegiatan
Waktu
a.       Pendahuluan (Apersepsi)
-       Prasyarat Pengetahuan: mengingat kembali konsep reaksi kimia
-       Motivasi: seorang pedagang spirtus sedang menakar spirtus, secara tidak sengaja spirtus tersebut menetes ke tangannya. Apa yang terasa pada kulit tangan pedagang tersebut?
a.       Kegiatan Inti:
Tahap situasional
-  Menjelaskan pengertian termokimia dan perbedaan sistem dan lingkungan.
-   Menjelaskan perbedaan energi dan entalpi
Tahap elaborasi
-   Siswa bersama guru mendemonstrasikan perbedaan reaksi eksoterm dan endoterm
Tahap eksplorasi
-   Siswa menjelaskan perbedaan reaksi eksoterm dan endoterm, berdasarkan pengamatan demonstrasi yang dilakukan
c.  Penutup
-    Siswa menyimpulkan materi yang sudah dipelajari bersama-sama guru

5’
5’



5’

5’
10’
5’

5’

2.      Penugasan Terstruktur
Siswa mengerjakan kuis sebagai pekerjaan rumah untuk pertemuan selanjutnya
3.      Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur
Mengkaji QS. Al-Baqarah :2 kaitannya dengan Hukum Kekekalan Energi
IX.       Penilaian
1.      Prosedur Penilaian : tes tertulis essay
2.      Instrumen Penilaian
1)      Indikator: Menjelaskan hukum/azas kekekalan energi
Butir soal: Jelaskan bagaimana bunyi hukum kekekalan energi!
Jawaban : energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan, akan tetapi energi hanya dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain.
2)      Indikator: Membedakan sistem dan lingkungan
Butir soal: Suatu larutan dimasukkan ke dalam gelas, ketika gelas di pegang terasa panas. Manakah yang disebut sistem dan manakah yang disebut lingkungan?
Jawaban: sistem (larutan) dan lingkungan (gelas)
3)      Indikator: Membedakan reaksi yang melepaskan kalor (eksoterm) dengan reaksi yang menerima kalor (endoterm).
Butir soal: ketika suhu larutan setelah direaksikan naik maka larutan akan terasa panas dan ketika suhu larutan setelah direaksikan turun maka larutan akan terasa dingin. Dari kedua larutan tersebut manakah yang termasuk reaksi eksoterm dan manakah yang termasuk reaksi endoterm, jelaskan pengertian masing-masing reaksi dan tentukan masing-masing 3 buah contoh!
3.   Pedoman Penilaian
Skor nomor 1 = 20
Skor nomor 2 = 20
Skor nomor 3 = 60
Skor maksimum = 100
Nilai maksimum =  100

1 komentar:

komentar anda membantu memperbaiki kualitas blog ini.
thanks