Pages

Kamis, 28 Juni 2012

RPP Minyak Bumi


I.              Standar Kompetensi
Memahami sifat-sifat senyawa organik atas dasar gugus fungsi dan senyawa makromolekul.
II.           Kompetensi Dasar
Menggolongkan senyawa hidrokarbon berdasarkan strukturnya dan hubungannya dengan sifat senyawa.
III.        Indikator
1.            Mendeskripsikan proses pembentukan minyak bumi dan gas alam.
2.            Menjelaskan komponen-komponen utama penyusun minyak bumi.
IV.        Tujuan Pembelajaran
Aspek Kognitif
Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat:
1.         Mendeskripsikan proses pembentukan minyak bumi dan gas alam.
2.         Menjelaskan komponen-komponen utama penyusun minyak bumi.
Aspek Afektif
1.             Kerjasama
2.             Disiplin
3.             Aktifitas
4.             Kejujuran
5.             Etika









V.        Materi Pembelajaran
  Pembentukan minyak bumi
Minyak bumi terbentuk dari proses pelapukan jasad renik, baik hewani amupun nabati, yang terkubur dalam bentuk kerak bumi selama jutaan tahun. Itulah sebabnya minyak bumi bersama-sam dengan gas alam dan batu bara disebut bahan fosil.
Proses pembentukan minyak bumi terdiri dari tiga tingkat, yaitu:
1.         Pembentukan sendiri, terdiri dari:
1)      Pengumpulan zat organic dalam sedimen
2)      Pengawetan zat organic dalam sedimen
3)      Transformasi zat organic menjadi minyak bumi
2.         Migrasi minyak bumi yang terbentuk dan tersebar dalam lapisan sedimen
3.         Akumulasi tetes minyak yang tyersebar dalam  lapisan sedimen hingga berkumpul mejadi akumulasi komersial.


        Komposisi minyak bumi
Minyak bumi adalah suatu campuran yang sangat kompleks yang terutama terdiri dari senyawa-senyawa hidrokarbon, yaitu senyawa-senyawa organic dimana setiap molekulnya hanya mempunyai unsur karbon dan hydrogen saja. Kandungan senyawa hidrokarbon murni dapat mencapai 97 – 98% untuk minyak bumi pennysylvania, dan dapat hanya 50% salja untuk beberapa minyak berat dari mexico atau mississipi. Disamping itu dalam minyak bumi juga terdapat unsure-unsur belerang, nitrogen, oksigen, dan logam-logam khususnya vanadium, nikel, besi, dan tembaga yang terdapat dalam jumlah yang relative sedikit yang terikat sebagai senyawa-senyawa organic. Air dan garam hamper selalu terdapat dalam minyak bumi dalam keadaan terdispersi.  Bahan-bahan bukan hidrokarbon ini biasanya dianggap sebagai kotoran karena pada umumnya akan meberikan gangguan dalamproses pengolahan minyak bumi dalam kilang minyak dan berpengaruh jelek terhadap mutu produk.
Berdasarkan kandungan senyawanya, komposisi minyak bumi sebagai berikut:
Jenis senyawa
Jumlah (%)
Contoh
Senyawa hidrokarbon
90,00 – 99,00
Alkana, sikloalkana dan aromatis
Senyawa karbon mengandung belerang
0,10 – 7,00
Trioalkana (R-S-H)
Alkanatiol (R-H-S)
Senyawa karbon mengandung nitrogen
0,01 – 0,09
Pirol (C4H5N)
Senyawa karbon mengandung oksigen
0,01 – 0,04
Asam karboksilat (RCOOH)
Senyawa organo logam
Sangat kecil
Senyawa logam nikel
VI.        Sumber/Alat Bantu
1)        Sumber       :
§   Buku Kimia untuk SMA/MA kelas X karangan Nana Sutresna penerbit Grafindo Media Pratama tahun 2008.
§   Buku Kimia untuk SMA kelas X semestrer II karangan Michael Purba penerbit Erlangga tahun 2006.
2)        Alat Bantu  : charta
VII.       Metode/Pendekatan
1          Pendekatan : Konsep
2          Metode       : Diskusi dan Tanya jawab
VIII.  Langkah-langkah Kegiatan
Kegiatan
Langkah-Langkah
Alokasi Waktu
Awal
1.      Tadarus, mencek kehadiran siswa, mengkondisikan agar siswa siap belajar.
2.      Menuliskan materi pokok dan tujuan pembelajaran yang akan dipelajari (pada papan tulis atau media lainnya) tentang minyak bumi
3.      Mencek prasyarat pengetahuan tentang senyawa hidrokarbon
4.      Motivasi : sebutkan beberapa hasil minyak bumi yang kamu ketahui?
10 menit








Inti
1.      Tahap eksplorasi
-          Siswa menyimak penjelasan pembentukan minyak bumi dan gas alam dan komposisi minyak bumi
-          Siswa mendiskusikan  tentang ekplorasi minyak bumi
2.      Tahap Elaborasi
-          Siswa mengisi lembar kerja  tentang eksplorasi minyak bumi
-          Tiap kelompok mempresentasikan hasil dikusi  kelompoknya
3.       Konfirmasi
-          Siswa kelompok lain menganalisis hasil kerja kelompok yang dipresentasikan.
25 menit





    25 menit




   10 menit
Akhir
-          Siswa menyimpulkan tentang pembentukan minyak bumi dan gas alam serta komposisi minyak bumi.
-          Siswa mengerjakan kuis yang diberikan guru diberikan oleh guru.

    20 menit


IX     Penilaian
1.    Prosedur penilaian
1.1     Penilaian Kognitif
Jenis                : Tes Tulis
Bentuk                        : Uraian
1.2     Penilaian Afektif
Bentuk                        : Lembar pengamatan sikap siswa
2.    Instrumen Penilaian
Penilaian kognitif
Soal Uraian
1.         Jelaskan salah satu teori pembentukan minyak bumi dan gas bumi!
2.         Jelaskan tiga proses pembentukan minyak bumi!
3.         Sebutkan komposisi minyak bumi!
Jawaban
1.        Minyak bumi terbentuk dari proses pelapukan jasad renik, baik hewani amupun nabati, yang terkubur dalam bentuk kerak bumi selama jutaan tahun. Itulah sebabnya minyak bumi bersama-sam dengan gas alam dan batu bara disebut bahan fosil.   (skor 10)
2.        Proses pembentukan minyak bumi yaitu
1)        Pembentukan sendiri, terdiri dari:
a.           Pengumpulan zat organic dalam sedimen
b.           Pengawetan zat organic dalam sedimen
c.           Transformasi zat organic menjadi minyak bumi
2)        Migrasi minyak bumi yang terbentuk dan tersebar dalam lapisan sedimen
3)        Akumulasi tetes minyak yang tyersebar dalam  lapisan sedimen hingga berkumpul mejadi akumulasi komersial.  (skor 20)
3.    Komposisi minyak bumi yaitu sebagi berikut:
Jenis senyawa
Jumlah (%)
Contoh
Senyawa hidrokarbon
90,00 – 99,00
Alkana, sikloalkana dan aromatis
Senyawa karbon mengandung belerang
0,10 – 7,00
Trioalkana (R-S-H)
Alkanatiol (R-H-S)
Senyawa karbon mengandung nitrogen
0,01 – 0,09
Pirol (C4H5N)
Senyawa karbon mengandung oksigen
0,01 – 0,04
Asam karboksilat (RCOOH)
Senyawa organo logam
Sangat kecil
Senyawa logam nikel
       (skor 20)
Skor total  : 50/5 x 10 = 100
Penilaian afektif
Kelompok
Disiplin
Aktifitas
Kerjasama
Kejujuran
Etika
Rata-rata









Skala penilaian dibuat dengan rentangan dari 1 – 5
Penafsiran angka : 1 = sangat kurang, 2 = kurang, 3 = cukup, 4 = baik, 5 = amat baik
Bandung,   Oktober 2010
Guru pamong,                                                                         Praktikan,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

komentar anda membantu memperbaiki kualitas blog ini.
thanks