Satuan Pendidikan : MA/SMA
Mata Pelajaran : Kimia
Kelas : XI IPA
Tahun Ajaran : 2010 – 2011
A.
Latar Belakang
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
berkaitan dengan cara mencari tahu tentang gejala alam secara sistematis,
sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa
fakta-fakta, konsep-konsep, atau prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan
suatu proses penemuan. Pendidikan IPA diharapkan dapat menjadi wahana bagi
peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar, serta prospek
pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Proses pembelajarannya menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk
mengembangkan kompetensi agar peserta
didik mampu menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah. Pendidikan IPA
diarahkan untuk mencari tahu dan berbuat sehingga dapat membantu peserta
didik untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang alam sekitar.
Kimia merupakan ilmu yang
termasuk rumpun IPA, oleh karenanya kimia mempunyai karakteristik sama dengan
IPA. Karakteristik tersebut adalah objek ilmu kimia, cara memperoleh, serta kegunaannya. Kimia merupakan ilmu yang pada awalnya diperoleh dan dikembangkan
berdasarkan percobaan (induktif) namun pada perkembangan selanjutnya kimia juga
diperoleh dan dikembangkan berdasarkan
teori (deduktif). Kimia adalah ilmu yang mencari jawaban atas pertanyaan
apa, mengapa, dan bagaimana gejala-gejala alam yang berkaitan dengan komposisi,
struktur dan sifat, perubahan, dinamika, dan energetika zat. Oleh sebab itu,
mata pelajaran kimia di SMA/MA mempelajari segala sesuatu tentang zat yang
meliputi komposisi, struktur dan sifat, perubahan, dinamika, dan energetika zat
yang melibatkan keterampilan dan penalaran. Ada dua hal yang berkaitan dengan
kimia yang tidak terpisahkan, yaitu kimia sebagai produk (pengetahuan kimia
yang berupa fakta, konsep, prinsip,
hukum, dan teori) temuan ilmuwan dan kimia sebagai proses (kerja ilmiah). Oleh
sebab itu, pembelajaran kimia dan penilaian hasil belajar kimia harus
memperhatikan karakteristik ilmu kimia sebagai proses dan produk.
Mata pelajaran Kimia perlu diajarkan
untuk tujuan yang lebih khusus yaitu membekali peserta didik pengetahuan,
pemahaman dan sejumlah kemampuan yang dipersyaratkan untuk memasuki jenjang pendidikan yang lebih
tinggi serta mengembangkan ilmu dan
teknologi. Tujuan mata pelajaran Kimia dicapai oleh
peserta didik melalui berbagai pendekatan, antara lain pendekatan induktif
dalam bentuk proses inkuiri ilmiah pada tataran inkuiri terbuka. Proses inkuiri ilmiah bertujuan menumbuhkan
kemampuan berpikir, bekerja dan bersikap ilmiah serta berkomunikasi sebagai
salah satu aspek penting kecakapan hidup. Oleh karena itu pembelajaran kimia
menekankan pada pemberian pengalaman belajar secara langsung melalui penggunaan
dan pengembangan keterampilan proses dan sikap ilmiah.
B.
Tujuan
Mata
pelajaran kimia di MA/SMA bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan
sebagai berikut.
1.
Membentuk sikap positif
terhadap kimia dengan menyadari keteraturan dan keindahan alam serta
mengagungkan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa
2.
Memupuk sikap ilmiah yaitu
jujur, objektif, terbuka, ulet, kritis,
dan dapat bekerjasama dengan orang lain
3.
Memperoleh
pengalaman dalam menerapkan metode ilmiah melalui percobaan atau eksperimen,
dimana peserta didik melakukan pengujian hipotesis dengan merancang percobaan
melalui pemasangan instrumen, pengambilan, pengolahan dan penafsiran data,
serta menyampaikan hasil percobaan secara lisan dan tertulis
4.
Meningkatkan
kesadaran tentang terapan kimia yang dapat bermanfaat dan juga merugikan bagi
individu, masyarakat, dan lingkungan serta menyadari pentingnya mengelola dan
melestarikan lingkungan demi kesejahteraan masyarakat
5.
Memahami
konsep,prinsip, hukum, dan teori kimia serta saling keterkaitannya dan
penerapannya untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari dan
teknologi.
C.
Ruang Lingkup
Mata pelajaran Kimia di MA/SMA merupakan
kelanjutan IPA di SMP/MTs yang menekankan pada fenomena alam dan pengukurannya
dengan perluasan pada konsep abstrak yang meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
1.
Struktur
atom, sistem periodik, dan ikatan kimia, stoikiometri, larutan non-elektrolit
dan elektrolit, reaksi oksidasi-reduksi, senyawa organik dan makromolekul
2.
Termokimia,
laju reaksi dan kesetimbangan, larutan asam basa, stoikiometri larutan,
kesetimbangan ion dalam larutan dan sistem koloid
3.
Sifat
koligatif larutan, redoks dan elektrokimia, karakteristik unsur, kegunaan, dan
bahayanya, senyawa organik dan reaksinya, benzena dan turunannya, Makromolekul
D.
Standar Kompetensi dan
Kompetensi Dasar
Kelas XI, Semester 1
|
Standar Kompetensi
|
Kompetensi Dasar
|
|
1. Memahami struktur atom untuk meramalkan sifat-sifat periodik unsur, struktur
molekul, dan sifat sifat senyawa
|
1.1 Menjelaskan
teori atom Bohr dan mekanika kuantum untuk menuliskan konfigurasi elektron
dan diagram orbital serta menentukan letak unsur dalam tabel periodik
1.2 Menjelaskan
teori jumlah pasangan elektron di sekitar inti atom dan teori hibridisasi
untuk meramalkan bentuk molekul
1.3 Menjelaskan interaksi antar molekul (gaya
antar molekul) dengan sifatnya
|
|
2. Memahami
perubahan energi dalam reaksi kimia dan cara pengukurannya
|
2.1 Mendeskripsikan perubahan entalpi suatu reaksi, reaksi eksoterm,
dan reaksi endoterm
2.2 Menentukan
DH
reaksi berdasarkan percobaan, hukum Hess, data perubahan entalpi pembentukan
standar, dan data energi ikatan
|
|
3. Memahami
kinetika reaksi, kesetimbangan kimia, dan faktor-faktor yang mempengaruhinya,
serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dan industri
|
3.1 Mendeskripsikan pengertian laju reaksi
dengan melakukan percobaan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi laju
reaksi
3.2 Memahami teori tumbukan (tabrakan) untuk menjelaskan
faktor-faktor penentu laju dan orde reaksi, dan terapannya dalam kehidupan
sehari-hari
3.3 Menjelaskan
keseimbangan dan faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran arah keseimbangan
dengan melakukan percobaan
3.4 Menentukan
hubungan kuantitatif antara pereaksi dengan hasil reaksi dari suatu reaksi
keseimbangan
3.5 Menjelaskan
penerapan prinsip keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari dan industri
|
Kelas XI , Semester 2
|
Standar Kompetensi
|
Kompetensi Dasar
|
|
4. Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode
pengukuran, dan terapannya
|
4.1 Mendeskripsikan teori-teori asam basa dengan
menentukan sifat larutan dan menghitung pH larutan
4.2 Menghitung banyaknya pereaksi dan hasil reaksi dalam larutan elektrolit
dari hasil titrasi asam basa
4.3 Menggunakan kurva perubahan harga pH pada titrasi asam basa
untuk menjelaskan larutan penyangga dan hidrolisis
4.4 Mendeskripsikan
sifat larutan penyangga dan peranan larutan penyangga dalam tubuh makhluk
hidup
4.5 Menentukan
jenis garam yang mengalami hidrolisis dalam air dan pH larutan garam tersebut
4.6 Memprediksi
terbentuknya endapan dari suatu reaksi berdasarkan prinsip kelarutan dan hasil kali kelarutan
|
|
5. Menjelaskan
sistem dan sifat koloid serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari
|
5.1 Membuat berbagai sistem koloid dengan bahan-bahan yang ada di
sekitarnya
5.2 Mengelompokkan sifat-sifat koloid dan penerapannya dalam
kehidupan sehari-hari
|
E.
Arah Pengembangan
Standar kompetensi dan kompetensi dasar
menjadi arah dan landasan untuk mengembangkan materi pokok, kegiatan
pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Dalam merancang kegiatan pembelajaran dan
penilaian perlu memperhatikan Standar Proses dan Standar Penilaian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
komentar anda membantu memperbaiki kualitas blog ini.
thanks